Category Archives: Suhu dan Kalor

nyeritain kondisi suhu dan energi panasnya

Penyelesaian Soal Termometer


1.. Sebutkan zat pengisi pada thermometer yang kamu ketahui yaitu …
2.Jelaskan kelebihan dan kelemahan pada alkohol sebagai zat pengisi thermometer yaitu
3.Jelaskan kelebihan dan kelemahan pada air raksa sebagai zat pengisi themometer yaitu
4.Bagaimana cara menentukan skala suatu thermometer yaitu …
5. Suatu gas mempunyai -10 OC.
a. tentukan besar temperatur gas tersebut dalam skala Kelvin!
b. Tentukan besarnya temperature gas tersebut dalam skala Fahrenheit!
6. Sebuah thermometer dengan skala bebas OX memiliki titk beku air pada suhu – 40 OX dan titik didih air 160 OX, maka pada thermometer skala celicius terbaca adalah …
7. Suatu ruang mempunyai suhu sebesar 47 OR
a. tentukan besar temperatur gas tersebut dalam skala Celcius !
b. Tentukan besarnya temperature gas tersebut dalam skala Kelvin !
8.. Mengapa thermometer tidak diisi mengunakan air biasa ?. berikan alasan untuk jawabanmu !menanggapi pertanyaan Alfian,

Berikut penyelesaian dari pertanyaan2 tersebut silahkan download di sini!

Radiasi


Kalor dapat berpindah dari suatu zat ke zat yang lain, JIKA TERDAPAT PERBEDAAN TEMPERATUR. Cara kalor berpindah umumnya terbagi menjadi 3 bagian,yaitu Radiasi, Konveksi dan Konduksi.Dibagian postingan ini, kita mulai dengan pembahasan tentang radiasi dulu. Continue reading

Aliran angin — konveksi


Angin timbul karena perbedaan temperatur antara dua daerah, misalnya antara lautan dan daratan. Pada siang hari yang panas, daratan lebih cepat panas dibanding lautan, sehingga menyebabkan angin bertiup dari lautan ke daratan. Continue reading

Soal Suhu dan Kalor


  1. Pada termometer A, titik beku air 40°A dan titik didih air 240°A. Bila suatu benda diukur dengan termometer Celcius bersuhu 50°C, maka bila diukur dengan termometer A, suhunya sama dengan …
  2. Sepotong es bermassa 5 kg suhunya mula – mula -5 ºC. Es tersebut suhunya dinaikkan sehingga es yang melebur ½ bagian. (Kalor jenis es = 0,5 kal / g ºC, kalor lebur es = 80 kal / g) . Kalor yang diserap es adalah..
  3. Pada termometer X, titik beku air -20°X dan titik didih air 120°X. Jika suhu sebuah benda 80°X di ukur dengan termometer Celcius adalah …
  4. Es massanya 125 gram dan suhu 0 ºC dimasukkan kedalam 500 gram air suhu 20 ºC. Ternyata es melebur seluruhnya . Bila kalor lebur es = 80 kalori / gram dan kalor jenis air 1 kalori / gram ºC, maka suhu akhir campuran adalah
  5. Sebuah pemanas listrik yang hambatannya 5  menggunakan sumber tegangan 50 V. Pemanas digunakan untuk memanaskan 1 liter air dari 0 ºC hingga 50 ºC. Jika 70 % kalor yang dihasilkan pemanas diambil air, maka waktu yang diperlukan adalah …

Pemuaian


Peristiwa pemuaian termal menunjukkan adanya pertambahan ukuran benda karena perubahan temperatur. Setiap benda mengalami sifat pemuaian yang berbeda. Sifat pemuaian inikita sebut dengan Koefisien muai. Jika benda sulit memuai itu berarti koefisien muainya kecil. Sedangkan benda yang mudah memuai brbarti koefisien muainya besar. Dengan demikian koefisien muai menenjukkan seberapa besar pertambahan ukuran benda tersebut. Perubahan ukuran benda bisa berupa pertambahan panjang, luas, atau volume. Untuk membedakan koefisiennya, maka  :

jika terjadi pemuaian Panjang (L) maka koefisien muai panjang = α

pemuaian Luas (A) maka koefisien muai luas =  2 α

pemuaian Volume (V) maka koefisien muai luas =  3 α



Jenis-jenis termometer


Dalam bukunya Robert Briffault (1938) berjdul The Making of Humanity disebutkan bahwa Ibnu Sina merupakan ilmuwan pertaman yang menggunakan termometer udara untuk mengukur suhu.  Dalam kehidupan sehari-hari yang banyak kita temukan adalah jenis termometer badan baik berupa termometer pipa kapiler ataupun termometer digital. Termometer pipa kapiler yang menggunakan merkuri dapat membeku pada suhu – 400C dan mendidih pada suhu 3600C. Dengan demikian, bagaimana para ilmuwan dapat mengetahui suhu yang sangat panas? Hal inilah yang mendorong para ilmuwan untuk terus melakukan inovasi mebuat termometer yang lainnya. Berikut jenis-jenis termometer yang ada sekarang ini:

1.       Termometer pipa kapiler. Jangkauan ukur – 400C – 3600C. Biasa digunakan untuk termometer badan.

2.       Termokopel. Jangkauan ukur – 2500C – 26000C. Memiliki akurasi yang kurang akurat tetapi pengukuran suhu yang relatif cepat.

3.       Hambatan Platina (RTD “ Resistance Termometer Devices) memiliki jangkauan ukur – 2000C – 8500C. Tingkat akurasi yang lebih  akuran tetapi kecepatan pengukuran yang lambat.

4.       Termistor. Memiliki jangkauan ukur – 600C – 3000C. Tetapi kurang akurat dengan kecepatan respon  pengukuran yang sedang.

5.       Infra merah. Jangkauan ukur– 500C – 30000C. Tingakt akurasi yang rendah tetapi respon pengukuran yang cepat.

6.       Pyrometer. Jangkauan ukur >10000C. Tingkat akurasi yang kurang tepat dengan respon pengukuran yang sedang.

DAMPAK PEMANASAN GLOBAL


1. CUACA : BAGIAN UTARA BUMI AKAN LEBIH MEMANAS, ES LEBIH CEPAT MENCAIR. Badai akan menjadi lebih sering. Selain itu, air akan lebih cepat menguap dari tanah. Akibatnya beberapa daerah akan menjadi lebih kering dari sebelumnya. Angin akan bertiup lebih kencang dan mungkin dengan pola yang berbeda. Topan badai (hurricane) yang memperoleh kekuatannya dari penguapan air, akan menjadi lebih besar. Berlawanan dengan pemanasan yang terjadi, beberapa periode yang sangat dingin mungkin akan terjadi. Pola cuaca menjadi tidak terprediksi dan lebih ekstrim

2. TINGGI MUKA LAUT : ATMOSFER MENGHANGAT   >   VOLUME MEMBESAR    >  MENAIKKAN TINGGI PERMUKAAN LAUT.
•PEMANASAN > MENCAIRKAN ES DI KUTUB > VOLUME MENINGKAT.

Tinggi muka laut di seluruh dunia telah meningkat 10 – 25 cm (4 – 10 inchi) selama abad ke-20, dan para ilmuwan IPCC memprediksi peningkatan lebih lanjut 9 – 88 cm (4 – 35 inchi) pada abad ke-21

HAL INI DAPAT MENCEMARI SUMBER AIR BERSIH.

Perubahan tinggi muka laut akan sangat mempengaruhi kehidupan di daerah pantai. Kenaikan 100 cm (40 inchi) akan menenggelamkan 6 persen daerah Belanda, 17,5 persen daerah Bangladesh, dan banyak pulau-pulau. Erosi dari tebing, pantai, dan bukit pasir akan meningkat. Ketika tinggi lautan mencapai muara sungai, banjir akibat air pasang akan meningkat di daratan. Negara-negara kaya akan menghabiskan dana yang sangat besar untuk melindungi daerah pantainya, sedangkan negara-negara miskin mungkin hanya dapat melakukan evakuasi dari daerah pantai.

3. PERTANIAN

•Orang mungkin beranggapan bahwa Bumi yang hangat akan menghasilkan lebih banyak makanan dari sebelumnya, tetapi hal ini sebenarnya tidak sama di beberapa tempat. Bagian Selatan Kanada, sebagai contoh, mungkin akan mendapat keuntungan dari lebih tingginya curah hujan dan lebih lamanya masa tanam. Di lain pihak, lahan pertanian tropis semi kering di beberapa bagian Afrika mungkin tidak dapat tumbuh. Daerah pertanian gurun yang menggunakan air irigasi dari gunung-gunung yang jauh dapat menderita jika snowpack (kumpulan salju) musim dingin, yang berfungsi sebagai reservoir alami, akan mencair sebelum puncak bulan-bulan masa tanam. Tanaman pangan dan hutan dapat mengalami serangan serangga dan penyakit yang lebih hebat.

4. HEWAN DAN TUMBUHAN
•Hewan dan tumbuhan menjadi makhluk hidup yang sulit menghindar dari efek pemanasan ini karena sebagian besar lahan telah dikuasai manusia. Dalam pemanasan global, hewan cenderung untuk bermigrasi ke arah kutub atau ke atas pegunungan. Tumbuhan akan mengubah arah pertumbuhannya, mencari daerah baru karena habitat lamanya menjadi terlalu hangat. Akan tetapi, pembangunan manusia akan menghalangi perpindahan ini. Spesies-spesies yang bermigrasi ke utara atau selatan yang terhalangi oleh kota-kota atau lahan-lahan pertanian mungkin akan mati. Beberapa tipe spesies yang tidak mampu secara cepat berpindah menuju kutub mungkin juga akan musnah.
5. KESEHATAN MANUSIA
•Di dunia yang hangat, para ilmuwan memprediksi bahwa lebih banyak orang yang terkena penyakit atau meninggal karena stress panas. Wabah penyakit yang biasa ditemukan di daerah tropis, seperti penyakit yang diakibatkan nyamuk dan hewan pembawa penyakit lainnya, akan semakin meluas karena mereka dapat berpindah ke daerah yang sebelumnya terlalu dingin bagi mereka. Saat ini, 45 persen penduduk dunia tinggal di daerah di mana mereka dapat tergigit oleh nyamuk pembawa parasit malaria; persentase itu akan meningkat menjadi 60 persen jika temperatur meningkat. Penyakit-penyakit tropis lainnya juga dapat menyebar seperti malaria, seperti demam dengue, demam kuning, dan encephalitis. Para ilmuwan juga memprediksi meningkatnya insiden alergi dan penyakit pernafasan karena udara yang lebih hangat akan memperbanyak polutan, spora mold dan serbuk sari.