Category Archives: BAB 2. GETARAN,GELOMBANG, BUNYI

Glb berjalan, glb stasioner, Bunyi, Gejala Gelombang

Soal Bunyi Dalam UN 2000-2010


Dulu artikel ini saya protect. jadi hanya orang-orang tertentu saja yang tahu passwordnya. mumpung UN belum datang kehadirannya, bisa dicoba soal-soal bunyi yang telah saya kumpulkan selama 10 tahun terakhir. selamat mencoba ya..

Berikut  soal-soal gelombang bunyi dalam Ujian Nasional SMA dalam 10 tahun terakhir. Pokok bahasan bunyi biasanya diberikan di kelas 3 semester I. Untuk itu sambil memperdalam konsep yang diajarkan oleh gurumu, kamu dapat mengerjakan soal tantangan berikut ini sebagai bahan persiapan nanti. So….. kamu sudah mengetahui tipe soal yang  biasa dikeluarkan.. Continue reading

Inilah Jawaban Mengapa pada malam hari petir terdengar lebih keras.


Simak Jawaban berikut:

Perhatikan gambar!! Pada konsep pembiasan, jika sinar datang dari medium lebih rapat (kaca sbg lapisan atas) menuju medium yang kurang rapat (udara “air ~eng” sbg lapisan bawah) maka tampak sinar tersebut dibiaskan menjauhi garis normal (perpendicular). Dengan demikian  Pada siang hari, udara pada lapisan atas lebih dingin daripada lapisan bawah. Pada suhu dingin, cepat rambat bunyi lebih kecil daripada ketika suhu panas. Dengan demikian, kecepatan bunyi pada lapisan udara atas lebih kecil daripada lapisan udara bawah. Ini berarti medium lapisan atas (suhu dingin) lebih rapat daripada medium di lapisan bawah. Jadi pada siang hari, bunyi petir mengalami pembiasan menjauhi garis normal

Perhatikan gambar! Jika sinar ini datang dari medium kurang rapat (udara sbg lapisan atas) melewati lapisan medium yang lebih rapat ( water) maka sinar akan dibiaskan mendekati garis normal. Dengan demikian

Pada malam hari, udara pada lapisan bawah lebih dingin daripada udara di lapisan atas.  (Merasa khan kalau pada malam hari cuaca terasa lebih  dingin daripada siang hari?). dengan demikian , kecapatan bunyi dibawah lebih lambat daripada di lapisan atas. Ini berarti, pada malam hari medium udara di atas tanah(lapisan bawah) lebih rapat. Berdasarkan hukum pembiasan, gelombang akan mengalami pembiasan mendekati garis normal jika melewati medium yang lebih rapat (lihat fenomena sedotan yang terlihat membengkok ketika di dalam air. Ingat! Medium air lebih rapat daripada medium udara) Makanya bunyi terdengar lebih keras karena guntur lebih mendekat kerumah anda.

Fenomena Keindahan Petir


Petir atau halilintar adalah gejala alam yang biasanya muncul pada musim hujan di mana di langit muncul kilatan cahaya sesaat yang menyilaukan biasanya disebut kilat yang beberapa saat kemudian disusul dengan suara menggelegar sering disebut Guruh. Perbedaan waktu kemunculan ini disebabkan adanya perbedaan antara kecepatan suara dan kecepatan cahaya.

Pada awal penyelidikan listrik melalui tabung Leyden dan peralatan lainnya, sejumlah orang (Dr. Wall, Gray, Abbé Nollet) mengusulkan ‘spark’ skala kecil memiliki beberapa kemiripan dengan petir.

Continue reading

soal-soal efek dopler


EBTANAS-00-33 1. Suatu sumber bunyi bergerak dengan kecepatan 20 m s–1 mendekati seseorang yang diam. Frekuensi sumber bunyi = 380 Hz. Dan cepat rambat bunyi di udara 400 m s–1. Frekuensi gelombang bunyi yang didengar orang tersebut adalah …

A. 400 Hz          B. 420 Hz             C. 440 Hz          D. 460 Hz           E. 480 Hz

EBTANAS-01-31  2. Seorang pendengar berdiri di samping sumber bunyi yang frekuensinya 684 Hz. Sebuah sumber bunyi lain dengan frekuensi 676 Hz bergerak mendekati pendengar itu dengan kecepatan 2 m s–1. Bila kecepatan merambat bunyi di udara 340 m s–1, maka frekuensi layangan yang didengar oleh pendengar itu adalah …

A. 2 Hz       B. 3 Hz     C. 4 Hz      D. 5 Hz         E. 6 Hz

EBTANAS-02-29   3. Kereta bergerak A dengan kelajuan 72 km/jam dan kereta B dengan kelajuan 90 km/jam bergerak saling mendekati. Masinis kereta A membunyikan peluit dengan frekuensi 650 Hz. Jika kecepatan rambat bunyi di udara 350 m s-1, maka frekuensi yang didengar masinis B dari peluit A adalah

A. 800 Hz           B. 740 Hz       C. 600 Hz         D. 540 Hz      E. 400 Hz

UAN-03-27  4. Suatu sumber bunyi bergerak dengan kecepatan 20 m/s mendekati seseorang yang diam. Frekuensi sumber bunyi 380 Hz dan cepat rambat bunyi di udara 400 m/s Frekuensi gelombang bunyi yang didengar orang tersebut adalah …

A. 400 Hz        B. 420 Hz        C. 440 Hz           D. 460 Hz             E. 480 Hz

EBTANAS-05-05   5. Seseorang berdiri di pinggir jalan, sebuah mobil bergerak menjauhi orang tadi dengan kecepatan 20 m/s  ambil membunyikan klakson yang berfrekuensi 400 Hz. Jika cepat rambat bunyi di udara pada saat itu 380 m/s. maka frekuensi klakson yang didengar oleh orang tadi adalah……..

A. 340 Hz          B. 360 Hz               C. 380 Hz            D. 400 Hz               E. 420 Hz

Fisika UMPTN Rayon A 2001 6. Sebuah truk bergerak dengan kecepatan 36 km/jam dibelakang sepeda motor. ada saat truk mengeluarkan bunyi klakson dengan frekuensi 1000 Hz, pengemudi sepeda motor membaca pada spidometer angka 72 km/jam. Apabila kecepatan bunyi 340 m/s, maka pengemudi sepeda motor akan mendengar klakson pada frekuensi .…

(A). 1091 Hz        (B). 1029 Hz       (C). 1000 Hz       (D). 970 Hz          (E). 914 Hz

Efek Dopler


Fenomena: ketika kita mendekati sumber bunyi maka frekuensi yang terdengar akan lebih keras. Sebaliknya jika kita menjauhi sumber bunyi maka frekuensi yang didengar akan lebih kecil. Peristiwa ini pertama kali dipikirkan oleh fisikawan Austria bernama Christian Johan Doppler (1803 – 1855). Dengan demikian peristiwa seperti ini dikenal dengan efek Dopller.

Secara umum, efek doppler dialami ketika ada gerak relatif antar sumber bunyi dan pengamat. Jika cepat rambat bunyi diudara saat itu adalah v, kecepatan pengamat vp dan kecepatan sumber bunyi vs dan frekuensi yang dipancarkan sumber adalah fs, maka secara perhitungan frekuensi yang didengar oelh pengamat adalah:

fp = frekuensi pendengar

fs = frekuensi sumber

v   = kecepatan bunyi di udara

vp = kecepatan pendengar

vs = kecepatan sumber

Perjanjian Tanda:

Cara 1

vp + = pendengar mendekati sumber

0 = pendengar diam

- = pendengar menjauhi sumber

vs ( – ) = sumber mendekati pendengar
(+) = sumber menjauhi pendengar

0 = sumber diam


Cara 2

Tentukan arah P – S : arah Positif

Sumber bunyi/ pendengar  yang geraknya searah dengan  arah P – S = kecepatannya bertanda positif

Contoh:

Sebuah kereta api bergerak mendekati stasiun dengan kecepatan sebesar 20 m/s. Peluit  kereta api yang memiliki frekuensi 2000 Hz dibunyikan. Bila cepat rambat bunyi diudara 340 m/s, tentukan frekuensi yang didengar orang yang berada didalam stasiun!

Kereta

(sumber bunyi “S”)   <——— ++ ———–  Pengamat (P)

Dilihat dari gerakannya, kita peroleh data:

vp = 0 karena pengamat sedang diam

vs bertanda negatif karena arah geraknya berlawanan dengan arah dari P-S / mendekati pendengar  maka rumusnya kita tulis:

Soal-soal efek dopler yang pernah keluar di UN dan Seleksi masuk, take me out

Download Soal dan Pembahasan Gelombang


  1. Bab Gelombang (Mikrajuddin Abdullah).pdf (download)
  2. Bab Gelombang Bunyi (Mikrajuddin Abdullah).pdf (download)
  3. Bab Gelombang Elektromagnetik ( Abdullah).pdf) (download)
  4. Gelombang Elektromagnetik (Martin Kanginan) (download)
  5. Gejala Gelombang (Martin Kanginan) (download)
  6. Cahaya (Martin Kanginan) (download)
  7. Bunyi (Martin Kanginan) (download)

Soal dan Pembahasan Cepat rambat bunyi dalam Bahan


1. Hitunglah laju rambat bunyi di dalam gas neon pada 270C. Untuk neon M = 20,18 kg/kmol.

Penyelesaian:

Neon sebagai monoatomik mempunyai γ = 1,67 dan R = 8314 J/kmol

2. Berapa  laju rambat bunyi di dalam  gas ideal diatomic dengan massa jenis 3,5 kg/m3 dan tekanan 215kPa?

Penyelesaian: Continue reading