Category Archives: BAB 1. MEKANIKA

Soal Gerak Parabola


1. Sebuah pesawat terbang SAR menjatuhkan sebuah paket makanan kepada para pengungsi. Jika pesawat itu terbang mendatar dengan kecepatan 40 m/s pada ketinggian 100 m di atas tanah, dimana paket mulai dijatuhkan?

2. Dari atap sebuah gedung seorang anak melempar bola dengan kecepatan 20 m/s. tentukan: a. kedudukan bola setelah 1 s, 3 s, dan 5 s.  b. Besar dan arah kecepatan bola setelah 1 s, 3 s, dan 5 s.

Continue reading

Astronomi dan transportasi


(Bagian 2)

Ayat ke 37-40. “ dan suatu tanda (kebesaran Allah) bagi mereka adalah malam;kami tanggalkan siang dari (malam) itu, maka seketika itu mereka (berada dalam) kegelapan. Dan meatahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan (Allah) Yang Maha Perkasa, Maha Mengetahui. Dan telah Kami tetapkan tempat peredaran bagi bulan, sehingga (setelah ia sampai ke tempat peredaran yang terakhir) kembalilah ia  seperti bentuk tandan yang tua. Tidaklah mungkin bagi matahari mengejar bulan san malam pun tidak dapat mendahului siang. Masing-masing beredar pada garis edarnya.

 

Penemuan terhadap peredaran bumi diporosnya dan perputaran bumi mengelilingi atahari dianggap sebagai penemuan paling menakjubkan di dalam ilmu astronomi. Akan tetapi, Al-Qur’an telah mendahului penemuan dari ilmu ini sejak ribuan tahun sebelumnya. Ilmu pengetahuan modern tidak mampu memecahkan apa yang terkandung di dalam Al-Qur’an mengenai peredaran matahari,  kecuali pada masa-masa terakhir.

Ayat-ayat Al-Qur’an di atas telah mengumpulkan informasi-informasi yang dianggap sebagai bantuan utama terhadap ilmu pengetahuan dan bagi para ilmuwan. Ayat tersebut mengatakan bahwa sesungguhnya sistem tata surya dan benda-benda yang berada di sekitarnya bergerak di orbitnya masing-masing. Sementara matahari beredar dari jarak yang jauh dari benda-benda langit itu. jadi matahari tidak akan mengjar bulan karena ia berputar pada tempat yang telah ditetapkan baginya.

ilmuwan yang pertama kali mengatakan peredaran bumi pada porosnya adalah Copernicus pada tahun 1543, atau 1000 tahun setelah Al-Quran. Ia juga menegaskan bahwa pergerakan matahari yang tampak oleh manusia, pada hakekatnya adalah pengaruh dari perputaran bumi terhadap matahari. Gagasannya mendapat tantangan dari para pendeta yang saat itu menggap bumi sebagai pusat tata surya. Namun akhirnya mereka sampai pada kesimpulan yang telah ditetapkan Al-Qur’an sebelumnya.

Transportasi

Ayat 41: dan suatu tanda ( kebesaran Allah) bagi mereka adalah Kami angkut  mereka dalam kapal yang penuh muatan. Dan Kami ciptakan (juga) untuk mereka (angkutan lain) seperti apa yang mereka kendarai.

Ayat ini mengisaratkan tentang adanya sarana transportasi dalam kehidupan manusia. Kapal salah satunya, merupakan kajian fisika fluida. Allah mengajarkan bahwa benda yang massanya jauh lebih besar dari sebatang jarum dapat mengambang di air. Konsep ini ditemukan secara tidak sengaja (serendipity) oleh Archimedes. Sampai pada akhirnya  diperoleh kesimpulan bahwa benda akan mengapung di permukaan air hanya dicapai ketika kerapatan benda tersebut (massa jenis) kurang  dari massa jenis fluidanya. Dengan demikian, sesungguhnya kapal yang begitu besar dan berat, kerapatannya masih kurang dari kerapatan air laut. Dan raungan- ruangan yang kosong inilah digunakan sebagai sarana angkutan juga sistem pengendalian kapal.

Tekanan (P “Pressure”)


Menurut kajian Fisika, Tekanan muncul ketika ada gaya dorongan pada luasan bidang tertentu. Coba lihat gambar! Dengan mengetahui gejala fisikanya, kita dapat mengetahui secara matematis tekanan yang dirasakan. Jika kita amati, tekanan yang dirasakan akan sebanding dengan dorongan (F “Force”) yang diberikan. Sedangkan tekanan dapat kita kurangi dengan memperluas bidang tekanan (A). Pernyataan kita tulis sebagai

P =F/A

Dalam konteks kecenderungan manusiawi kita tidak menyukai tekanan hidup tekanan. Semua kita akan selalu berusaha menghindari segala bentuk tekanan hidup. Tekanan mencabut kenyamanan hidup kita, dan dalam banyak hal, membatasi ruang gerak kita, dan menyulitkan proses kreativitas.
begitulah kalau diukur menurut perasaan manusia. Tak dapat dipungkiri waktu demi waktu tekanan akan selalu ada dalam kehidupan. Jadi apakah tekanan itu harus dihilangkan dan tidak bisa dimanfaatkan manusia?
Baiklah kita lihat fakta fakta berikut !

Sejarah justru membuktikan bahwa karya-karya kepahlawanan, para ilmuwan, pedagang sukses maupun pelajar sukses, sebagian besarnya malah lahir di tengah tekanan-tekanan hidup yang berat dan kompleks. la memaksa setiap orang membayar harga yang mahal untuk memperoleh kesuksesan.

Kenyataan   itu sebenarnya dapat dijelaskan. Tekanan-tekanan hidup, secara psikologis, sebenarnya justru berguna untuk merangsang munculnya potensi-potensi yang terpendam dalam diri seseorang dan merangsang terjadinya proses kreativitas yang intensif. Hidup dalam situasi yang normal biasanya malah membuat orang jadi malas, kurang kreatif, dan kurang produktif. Bukan situasi normal itu yang jadi masalah. Akan tetapi, manusia memang pada dasarnya membutuhkan stimulan yang kuat untuk bergerak. Dan tekanan hidup merupakan salah satu stimulan itu.

Tampaknya memang ada rahasia yang tersembunyi di sini. Orang-orang sukses mempertahankan kunci-kunci yang membentuk daya hidup mereka; mereka selalu dapat mempertahankan harapan dan optimisme hidup, pikiran positif dan kegembiraan jiwa, obsesi kepahlawanan dan semangat perlawanan. Seakan di dalam jiwa mereka ada bunker yang menjadi tempat persembunyian kunci-kunci daya hidup itu, yang selamanya tidak akan tersentuh oleh serangan bombardir tekanan-tekanan hidup.

Itulah rahasia yang menjelaskan mengapa Sayyid Quthb bisa menyelesaikan Tafsir Fii Zhilalil Our’an selama berada dalam penjara. Atau mengapa Hamka sanggup merampungkan Tafsir Al-Azhar-nya selama tiga tahun dalam penjara. Atau mengapa Ibnu Taimiyah melahirkan sangat banyak bukunya dalam penjara.

Mereka semua adalah orang-orang yang mengerti bagaimana menikmati tekanan hidup. Suatu saat mereka mungkin juga mengeluhkan beratnya tekanan-tekanan hidup itu, tetapi yang membuat mereka telah berhasil membangun bunker dalam jiwa mereka, tempat kunci-kunci daya hidup mereka tersembunyi dengan aman.

Bagaimana tidak, ternyata tekanan dibutuhkan untuk mempertahankan kehidupan. Dalam dunia kedokteran misalnya, Salah satu cara darurat untuk menolong orang yang mendadak detak jantungnya berhenti adalah dengan cara memompa/ menekan bagian dada atau dikenal dengan nama CPR (cardiopulmonary resuscitation).

Tetapi masalahnya, pertolongan CPR sering gagal dikarenakan kemampuan manusia atau si penolong dalam melakukan CPR.

LifeBelt CPR adalah sebuah alat untuk membantu melakukan CPR yang telah memenangkan penghargaan dalam disain yang diselenggarakan oleh NASA.

Sebagai informasi, kegagalan dalam memberikan CPR disebabkan oleh kemampuan manusia yang hanya bisa memberikan tekanan yang baik hanya untuk waktu 2 menit saja sedangkan biasanya untuk membuat si korban mempunyai peluang hidup, perlu dilakukan CPR antara 8-10 menit.

Selain masalah waktu, juga masalah tekanan yang diberikan dimana manusia hanya bisa memberikan tekanan sebesar 125 lbs (62,5kg) hanya dalam menit-menit pertama dan setelah lelah akan berkurang, disinilah masalahnya karena si korban butuh tekanan yang cukup konstan (stabil)

Dirangkum dari berbagai sumber

KESEIMBANGAN


Keseimbangan merupakan konsep yang sangat erat kaitannya dengan kenyamanan hidup manusia. Dalam tubuh manusia saja konsep keseimbangan itu ada.  Manusia bisa berjalan dengan baik salah satunya ada konsep keseimbangan. Lalu bagaimana kita mempelajari keseimbangan dalam kehidupan? Mari simak kajian menurut ilmu fisika berikut ini:

A. Keseimbangan Partikel
Suatu partikel disebut dalam keadaan seimbang, bila jumlah aljabar gaya-gaya yang bekerja pada partikel tersebut nol.
Syarat keseimbangan partikel adalah : F = 0
Jika partikel terletak pada bidang XY maka syarat keseimbangan : FX = 0 dan FY = 0

Momen Gaya
Momen gaya adalah perkalian silang antara gaya dengan lengan momen.
Lengan momen didefinisikan sebagai panjang garis yang ditarik dari titik poros sampai memoton tegak lurus garis kerja gaya.
Momen gaya yang searah gerak jarum jam diberi tanda positif, sedangkan momen gaya yang berlawanan arah gerak jarum jam diberi tanda negatif.
Apabila pada sebuah benda bekerja beberapa buah gaya, maka resultan momen gayanya merupakan
jumlah aljabar dari masing-masing momen gaya.

Kopel dan Momen Kopel
Kopel adalah pasangan dua buah gaya yang sejajar, sama besar dan berlawanan arah. Kopel yang bekerja pada suatu benda tidak menyebabkan benda itu bergerak translasi, tetapi hanya menyebabkan benda berputar terhadap porosnya.
Momen kopel adalah perkalian silang antara gaya dengan jarak tegak lurus antara kedua garis kerja gaya tersebut.

M = F x l

B. Syarat keseimbangan statik benda tegar
Suatu benda tegar berada dalam keseimbangan statik bila dipenuhi resultan gaya dan resultan momen gaya terhadap satu titik sembarang sama dengan nol dan benda dalam keadaan diam.

Titik Berat
Tiap benda terdiri atas bagian-bagian kecil yang masing-masing memiliki berat. Apabila seluruh bagian-bagian kecil tersebut dijumlah akan didapat sebuah gaya berat. Titik tangkap gaya berat suatu benda disebut titik berat. Titik berat tidak selalu bekerja di dalam benda, tetapi dapat pula bekerja di luar benda.

C. Macam-macam Keseimbangan
Jenis keseimbangan statis dapat dibagi menjadi tiga yaitu :

Keseimbangan stabil (Mantap)
adalah keseimbangan yang dialami benda jika setelah gangguan kecil yang dialami benda dihilangkan maka benda kembali ke posisi keseimbangannya semula. Keseimbangan stabil dapat dipandang sebagai keseimbangan yang dimiliki benda jika gangguan kecil yang dialaminya menaikkan titik beratnya atau energi potensialnya.

Keseimbangan labil ( Goyah )
adalah keseimbangan yang dialami benda jika setelah gangguan kecil yang dialami benda dihilangkan maka benda tidak kembali keposisi keseimbangannya semula melainkan meningkatkan gangguan tersebut. Keseimbangan labil dapat dipandang sebagai keseimbangan yang dimiliki benda jika gangguan kecil yang dialaminya menurunkan titik beratnya atau energi potensialnya.

Keseimbangan Indiferent (Netral)

adalah keseimbangan yang dialami benda, jika gangguan kecil yang dialami benda tidak mengubah posisi benda.
Keseimbangan Indiferent dapat dipandang sebagai keseimbangan yang dimiliki benda, jika gangguan kecil tidak mengubah letak titik beratnya.
kenapa kita perlu mengenal momen dan kesetimbangan?

Berikut beberapa aplikasi yang tidak memperhitungkan konsep keseimbangan:

KINEMATIKA GERAK


Berikut Postingan yang termasuk dalam kategori bab Kinematika gerak. Jika anda klik judul postingannya, otomatis saya arahkan ke tab yang baru. Sehingga memudahkan anda dalam pencarian artikel.. Semoga bermanfaat!!!

Trik Mudah memahami konsep GLB dan GLBB

Trik Menghapal simbol dan Rumus Fisika

 

Usaha (W”Work”)


Kata “usaha” atau “kerja” memiliki berbagai arti dalam percakapansehari-hari. Namun dalam fisika, usaha memiliki arti khusus, untukmemaparkan bagaimana dikerahkannya gaya pada benda, hingga bendaberpindah

Usaha yang dilakukan pada sebuah benda oleh gaya tetap,F, (baik besarmaupun arahnya) didefinisikan sebagai hasil kali besar perpindahan,s,dengan komponen gaya yang sejajar dengan perpindahan itu.

Psikologi Hk III Newton


Kali ini, saya akan membahas bagian terakhir dari tulisan trilogi Hukum Newton dalam tinjauan Psikologi Fisika.

Hukum III newton mengatakan bahwa suatu gaya aksi akan disertai dengan gaya reaksi yang besarnya sama dalam arah yang berlawanan. Dalam hidup, ketika kita memberikan aksi / bertindak pasti ada reaksi dari luar, bisa reaksi positif maupun negatif. Contoh gampangnya ketika kita memposting suatu artikel maka reaksinya bisa macam-macam, ada cuek mampir lewat, ada yang komentar atau ada yang sekedar baca saja. Ingat, setiap tindakan yang kita lakukan akan memberikan dampak yang besarnya sama pada kita sendiri. Jika kita bersikap baik pada orang lain, maka orang lain pun akan baik pada kita. Continue reading