Tidak mudah untuk jatuh cinta pada fisika, selama kuliah juga menyampaikan pada siswa, semakin surut saja melihat nilai siswa yang tak kunjung membuat hati ini senang. Keterbatasan alat peraga dirasakan cukup andil dalam membuat para siswa semakin jenuh saja mempelajari fisika.
Ok,,ternyata konsep fisika memiliki sisi psikologi yang luar biasa, itulah yang saya maksud dengan dunia lain fisika..saya istilahkan saja dengan “Psikologi Fisika”. Semoga dengan menyampaikan psikologinya siswa saya menjadi sadar dan semangat tuk belajar, jangan kaya gurunya..(red. Saya). Menarik bukan??
Materi yang pertama yang saya temui adalah psikologi dinamika gerak khususnya konsep hukum Newton. Sekedar review, Newton mengemukakan tiga hukumnya tentang gerak sebagai berikut:
- Sebuah benda diam dan bergerak dengan kecepatan konstan akan tetap berada dalam posisi /keadaannya sepanjang tidak ada yang mendorong /menarik atau jumlah gayanya sama dengan nol.
- Perubahan gerak terhadap suatu benda akan berhubungan langsung dengan gaya yang menggerakkan benda tersebut. Percepatannya sebanding dengan besar gayanya dan akan berkurang seiring dengan bertambahnya beban/massa bendanya.
- Suatu gaya selalu berpasangan jadi jika ada gaya aksi pasti gaya reaksi yang sama besar tapi berlawanan arah (Faksi = – Freaksi)
secara psikologi, benda adalah manusianya, Gaya ( F “Force”) adalah dorongan / tindakan kita dan massa benda adalah masalah yang menjadi beban hidup kita. Selengkapnya saya bagi menjadi tiga bagian, dan bisa klik di Psikologi Hk I Newton, Psikologi Hk II Newton, dan Psikologi Hk. III Newton







Pingback: Psikologi Hukum I Newton « RAHASIA FISIKA
saya juga masih lebih suka fisika daripada kimia hehe..
TERIMA KASIH KUNJUNGANNYA MBA ‘NE. SYUKUR DEH KALAU SUKA….