Walaupun pemerintah telah memberikan anggaran 20%,bukan berarti pendidikan di negara kita telah merata. Wajah dunia pendidikan menyisakan banyak peer dan masalah. Mulai dari masih banyaknya usia sekolah yang tidak bersekolah. Karena slogan pendidikan gratis, memang semurninya tidaklah gratis. Di lain pihak anak-anak sekolah terpaksa harus drop out karena tidak sanggup membiayai sekolahnya, bahkan sampai tewas bunuh diri. Di sisi lain bisa kita lihat moral anak-anak sekolah, sepertinya pendidikan karakter yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan/agamis sepertinya terbiaskan dan terlindas oleh hiruk pikuk kehidupan modern.
Masalah yang lainnya…. Duh… banyak juga ya masalahnya…..
Tingkat sarana prasarana pendidikan yang secara langsung mempengaruhi prestasi anak-anak bangsa kita. Media pembelajaran yang sangat minim, membuat guru tidak mampu memberikan variasi dalam metode mengajar dan pada akhirnya masih banyak yang menganut metode konvensional. Ya…itu…. disini guru harus mengembangkan kreativitas mengajarnya. Penggaris di kelas saja ga ada, apapun dilakukan sampai kursipun dijadikan penggaris –seperti kawan guru kita di luar nagri-
Lalu…..mau dibawa kemana………….pendidikan kita….
Kalau disekolah sobat gimana ya….???








dari sisi potensi dan talenta, anak2 negeri ini ndak kalah hebat dg anak2 luar negeri yang nutrisinya jauh lebih bagus. hal itu terbukti dg disabetnya medali emas dalam ajang olimpiade sains dan matematika di tingkat dunia. sayangnya potensi hebat ini belum diimbangi dg komitmen pemerintah yang nyata dan bener2 visioner.
betul pak, tinggal pemerataannya ya
Awww…. cute and ugly baby. I want it to live and die. Wait why??? Anyways, where’d you get the baby picture. It looks so cute and so UGLY!!! Well, I want to give you some advice. Or actually just a solid favor. Will you please subscribe to my blog?
ok, i’ll do it